Pendaftaran Pengumuman SNMPTN.ac.id

Pendaftaran Pengumuman SNMPTN.ac.id - Awalnya SNMPTN terdiri atas dua jalur yakni SNMPT Undangan dan SNMPTN tertulis atau melalui ujian tulis. Tahun 2013, SNMPTN tertulis berubah menjadi SBMPTN sedangkan SNMPTN Undangan menjadi SNMPTN saja (tidak memakai undangan). Nilai yang diseleksi dalam SNMPTN jenis ini adalah nilai rapor dan Ujian Nasional.

Dengan kata lain seleksi SNMPTN didasarkan pada hasil penelusuran prestasi dan portofolio akademik Anda. Data prestasi ini bersumber dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tentunya data ini akan menjadi pertimbangan universitas untuk menerima calon mahasiswa selain level akreditasi sekolah asal Anda.


Ada dua persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti SNMPTN.

1. Persyaratan Sekolah

Sekolah-sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah sebagai berikut.
  • Sekolah tersebut telah mengisi PDSS
  • Sekolah-sekolah yang bisa mengikuti SNMPTN adalah SMA Negeri dan Swasta serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri juga Swasta. SNMPTN juga bisa diikuti oleh Sekolah Madrasah Aliyah (MA) dan MAK Negeri maupun Swasta. Termasuk juga sekolah-sekolah RI di luar negeri yang memiliki NPSN.

2.  Persyaratan Siswa

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh siswa-siswa yang ingin daftar SNMPTN
  • Telah mengikuti ujian nasional tahun tersebut dan satu tahun sebelumnya
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta telah terdaftar pada PDSS
  • Memiliki nilai rapor dari semester 1 hingga 5. Untuk SMK atau MAK nilai rapornya hingga semester 7 yang telah diisikan pada PDSS

Syarat-syarat penerimaan oleh Perguruan Tinggi Negeri yang wajib diperhatikan adalah sebagai berikut.
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan
  • Lulus SNMPTN
  • Memenuhi syarat yang ditentukan oleh setiap PTN penerima

Tahap-tahap Mengikuti SNMPTN

Ada tiga tahap yang harus dilakukan bila sekolah ingin siswa-siswanya terdaftar menjadi calon peserta SNMPTN.

  1. Pengisian PDSS oleh Sekolah : Pengisian PDSS oleh sekolah dibedakan menjadi dua yakni pengisian dalam fitur normal serta dalam fitur khusus. Khusus yang dimaksud disini bila siswa calon lulusan pernah cuti melakukan pertukaran pelajar atau pindahan dari sekolah lain
  2. Verifikasi oleh Siswa 
  3. Pendaftaran SNMPTN

Penjelasan lebih lengkap mengenai ketiga hal tersebut diterangkan di bawah ini.


PENGISIAN PDSS OLEH SEKOLAH

1.  Login Sekolah

Hal pertama dan paling penting yang perlu dilakukan adalah login terlebih dahulu. Bagi sekolah yang sudah terdaftar maka langkah-langkah melakukan login akan lebih mudah.
  • Membuka halaman Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)
  • Klik tombol “Halaman untuk Sekolah
  • Pilih atau cari sekolah dari daftar sekolah. Caranya pada kotak “Cari Sekolah” tuliskan nama sekolah Anda, lalu klik tombol Cari
  • Login hingga tampilan PDSS memunculkan data akreditasi sekolah. Jika data tidak sesuai, maka tuliskan persoalan sekolah lewat menu “Bantuan” atau Helpdesk

Namun bagaimana bila sekolah lupa password untuk login? Nah, PSDD juga menyediakan tombol “Lupa Password?”pada halaman Akreditasi Sekolah. Jika meng-kliknya maka akan muncul tampilan recovery password. Ada dua macam pilihan untuk mendapatkan password baru.

  • Password dikirim melalui email. Caranya sistem akan meminta isian NPSN dan segera setelah diisi dan klik tombol “Kirim”, maka sistem akan mengirim email ke alamat email sekolah tentang cara mereset password
  • Password dikirim setelah sekolah mengunggah dokumen SK KepSek. Sistem akan meminta isian NPSN dan mengunggah dokumen SK Pengangkatan KepSek. Pastikan dokumen tersebut sama dengan dokumen yang diunggah saat sekolah mendaftar ke PDSS. Setelah tombol “Kirim” diklik, maka password yang baru akan tampil di layar.

Lalu bila sekolah Anda belum terdaftar di PDSS, apa yang harus dilakukan?
  • Masuk ke laman resmi PDSS
  • Pilih tab Daftar Sekolah Baru
  • Isilah NPSN sekolah
  • Sistem PDSS memeriksa validitas NPSN sekolah apakah terdaftar atau tidak
  • Jika NPSN terdaftar, lengkapi informasi sekolah pada form

Bagaimana bila NPSN sekolah tidak dikenal atau sekolah bahkan belum memiliki NSPN?

Solusinya adalah sekolah harus mendaftar secara manual dengan mengirim surat kepada Panitia Pusat SNMPTN. Dengan surat tersebut, PDSS akan menambahkan sekolah Anda dengan NPSN. Selanjutnya barulah diteruskan dengan melakukan langkah-langkah mendaftar sekolah baru seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.


2. Mengelola informasi sekolah

Upaya kedua untuk mendaftar di PDSS adalah melihat dan mengelola segala informasi tentang sekolah pada laman resmi PDSS. Semua data akreditasi sekolah Anda akan tercantum di sana. Perlu diingat bahwa data akreditasi ini haruslah sesuai dengan data di Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah.


Bagaimana bila data sekolah tidak cocok?

Umumnya data yang ditampilkan cocok dengan data yang tersimpan di Pusat Data Statistika Pendidikan dan Kebudayaan (PDSP), Kemendikbud. Apabila terdapat kesalahan data misalnya tanggal penetapan SK, tandatangan, serta tanggal mulai berlalu dan berakhirnya masa akreditasi, maka bisa menghubungi PDSP. Setelah diperbaiki, Anda tinggal menekan tombol “Pemutakhiran Data” untuk memperbaharui data pada sistem.


Informasi-informasi apa saja yang dikelola?
  • Mengganti password sekolah dengan login terlebih dahulu dan pilih menu “Ganti Password”, isi form dan klik tombol “Ganti Password” untuk  memastikan bahwa perubahannya sudah disimpan.
  • Mengubah data sekolah dengan memilih menu Data Sekolah lalu mengubah data yang butuh diubah. Klik tombol “Simpan Pendaftaran Sekolah” untuk memastikan bahwa data perubahan akan tersimpan.
  • Mengubah data akreditasi jurusan untuk SMK / MAK yang tersimpan di PDSS. Caranya, pilih menu “Akreditasi”dan lihat apakah sesuai atau tidak dengan data yang tersimpan di Badan Akreditasi Nasional Sekolah & Madrasah. Hal ini juga berlaku bagi sekolah yang akreditasinya telah kadaluarsa. Bila datanya tidak sesuai, maka sekolah bisa menuliskan persoalan ini melalui menu Helpdesk atau Bantuan.
  • Mendaftar jurusan bagi sekolah yang ingin mendaftarkan jurusan baru yang dimilikinya. Sekolah tinggal memilih menu “Jurusan” kemudian klik tombol Tambah Jurusan. Lengkapi data akreditasi dan jurusannya lalu klik “Simpan”.

3.  Pendefinisian Kurikulum

Sebagai informasi, ada tiga jenis kurikulum yang didukung PDSS yaitu kurikulum 2006 (KTSP), Kurikulum 2013 berbasis jam dengan nilai skala 100 serta Kurikulum 2013 berbasis jam dengan nilai skala 4 dan skala 100.

Tahap-tahap pendefinisian kurikulum adalah sebagai berikut.
  • Klik “Buat Kurikulum” pada tingkat/semester tertentu yang ingin dibuat kurikulumnya
  • Pilih jenis kurikulum yang akan dibuat
  • Klik tombol “Simpan”
  • Pilih mata pelajaran yang ingin ditambahkan
  • Hanya berlaku satu jenis pada tingkat yang sama meski bisa berlaku dua kurikulum berbeda dalam satu tahun ajaran
  • Mata pelajaran yang ingin ditambahkan harus berstatus ON. Untuk kurikulum 2006 dan 2013 secara default seluruh mapel statusnya sudah ON. Jadi bila ada mapel baru tinggal klik “Tambah Mata Pelajaran” maka status mapel itu sudah terdaftar  pada kurikum semester.
  • Wajib mengisi KKM yang tersedia hingga skala 100) untuk tiap mata pelajaran yang statusnya ON. Jika belum diisi maka akan muncul pesan pemberitahuan
  • Alokasi jam/SKS tiap mata pelajaran yang statusnya masih ON. Total alokasi jam/sks per-minggu minimal sesuai dengan kurikulum. Jika ada mata pelajaran wajib yang masih OFF, maka akan muncul pesan pemberitahuan
  • Perbaiki alokasi jam ekuivalen untuk kurikulum yang berbasis SKS. Secara default jam ini sudah dikonversi oleh sistem yakni 1 SKS = 2 jam
  • Mendefinisikan kurikulum
  • Klik “Lihat Kurikulum” untuk melihat tampilan setelah pembuatan selesai

Menyalin Kurikulum Dari yang Sebelumnya

Selain membuat baru, sekolah juga bisa menyalin dari kurikulum sebelumnya
  • Pilih kurikulum yang ingin disalin dari dropdown “Salin dari” 
  • Klik tombol “Salin” 
  • Lakukan pengubahan sesuai kebutuhan

Mengubah Kurikulum

Kurikulum yang sudah didefinisikan sebelumnya bisa diubah. Namun yang perlu diingat adalah bahwa bila kurikulum digunakan oleh satu kelas yang semua nilai siswa sudah diisikan maka sekolah harus menghapus data nilai itu. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  • Pada menu “Kurikulum”, klik ikon ( Seperti Tanda Pena) pada kurikulum yang ingin diubah
  • Pilih jenis kurikulum yang ingin digunakan untuk semester tersebut
  • Klik tombol “Ubah” 
  • Untuk konfirmasi penghapusan, klik tombol merah. Atau klik tombol “Batal” jika ingin membatalkan

Hapus Kurikulum

Kurikulum juga bisa dihapus. Penghapusan bisa menyebabkan penghapusan seluruh kelas yang menggunakan kurikulum yang sama. Caranya adalah dengan meng-klik tombol “Hapus Kurikulum”pada laman.


4.  Lakukan pendaftaran kelas

Upaya keempat adalah dengan mendaftarkan kelas-kelas pada tingkat dan jenis kelas tersebut. Kelas-kelas yang didaftarkan untuk calon lulusan 2019 adalah:
  • Tahun 2018/2019 : Kelas yang didaftarkan adalah kelas Tingkat XII (masa studi 3 tahun) dan kelas Tingkat XIII (masa studi 4 tahun)
  • Tahun 2017/2018 : Kelas yang didaftarkan adalah kelas Tingkat XI (masa studi 3 tahun) dan kelas Tingkat XII (masa studi 4 tahun)
  • Tahun 2016/2017 : Kelas yang didaftarkan adalah kelas Tingkat X (masa studi 3 tahun) dan kelas Tingkat XI (masa studi 4 tahun)
  • Tahun 2015/2016 : Kelas yang didaftarkan adalah kelas Tingkat X (masa studi 4 tahun)

Mendaftar Kelas Baru

Langkah-langkah untuk mendaftarkan suatu kelas adalah:
  • Pilih menu “Kelas” 
  • Klik tombol “Tambah Kelas” 
  • Pilih jurusan dan isikan nama kelas
  • Klik tombol “Simpan”

Bagaimana bila ingin mengubah nama “Kelas”?
  • Klik ikon (Seperti Tombol Pena) untuk mengubah kelas
  • Ubah namanya
  • Klik tombol “Simpan”

Cara menghapus kelas
  • Klik ikon (X) pada kolom menu
  • Klik tombol “Ya, Hapus Kelas” pada pesan konfirmasi penghapusan kelas
  • Klik tombol “Batal” bila ingin kembali ke halaman sebelumnya
  • Untuk kelas yang siswanya sudah terdaftar, klik tombol “Ya” bila ingin menghapus kelas serta seluruh siswa atau klik tombol “Batal” untuk membatalkan penghapusan
  • Akan muncul konfirmasi penghapusan kelas dan daftar siswa. Klik pilihan“Ya, Hapus Kelas dan Daftar SIswa” maka kelas dan seluruh siswa akan dihapus. Klik “Batal” bila ingin kembali ke halaman daftar kelas.

5.  Lakukan pengisian data siswa

Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk pengisian data diantaranya adalah mengisi data melalui form isian tambah siswa, mengunggah file .xls serta memilih dari data tingkat sebelumnya.

Syarat-syarat pengisian data siswa
  • Hanya dapat dilakukan jika kelasnya sudah didaftarkan
  • Tiap siswa hanya diperbolehkan memiliki satu NISN. Bila NISN yang diisikan sudah pernah digunakan siswa lain maka siswa tersebut harus melapor ke sekolah
  • NISN setiap siswa harus unik dan terdaftar di PDSP. Dalam hal ini bila NISN belum terdaftar akan muncul pesan kesalahan, jadi segera mendaftar
  • Diisi mulai dari Tingkat X. Perlu diingat bahwa bila siswa belum terdaftar dalam salah satu kelas di Tingkat X maka sistem akan meminta konfirmasi sekolah
  • Pengisian data siswa Tingkat XI atau XII akan divalidasi terhadap data siswa Tingkat X
  • Data siswa hanya bisa ditambah melalui fitur “penambahan data siswa perorangan” bila data siswa XI/XII belum terdaftar di kelas X karena alasan tertentu misalnya karena siswa merupakan pindahan
  • Jika ada perbedaan nama siswa yang diisikan sekolah dengan nama siswa pada sistem PDSP untuk satu buah NISN valid maka aplikasi akan meminta konfirmasi dari sekolah
  • Lakukan pengisian nilai siswa

Langkah-langkah mengisi data siswa
  • Klik tombol “Tambah Siswa” 
  • Isikan nama dan NISN siswa pada form isian nama dan NISN yang muncul
  • Klik tombol “Simpan” untuk menyimpan data siswa
  • Pastikan NISN yang diisi belum pernah digunakan oleh siswa lain karena sistem tidak akan menyimpan data siswa yang baru diisi
  • Sistem memeriksa validitas NISN ke PDSP
  • Bila tidak valid maka perbaiki dengan yang valid dan klik tombol “Simpan”

Bagaimana mengisi data siswa per-kelas?
  • Masuk ke dalam fasilitas “Unggah Daftar Siswa”. Klik tombolnya
  • Klik tombol “Unduh Template” 
  • Isi file template dengan daftar nama siswa untuk kelas tersebut
  • Klik tombol “Browse” jika file sudah siap diunggah
  • Klik tombol “Simpan Daftar Siswa

Cara mengisi data siswa bila siswa lulus tahun sebelumnya
  • Klik tombol pilihan “Pilih dari Kelas Sebelumnya” (pada gambar yang ada kotak merah)
  • Pilih siswa yang akan disikan pada tab “Siswa Naik Kelas” 
  • Berikan tanda ceklis pada siswa
  • Klik tombol “Simpan” 
  • Atau bisa juga memilih siswa dari tab “Siswa Tidak Naik Kelas”, beri t anda ceklis dan klik tombol “Simpan”

Mengubah data siswa
  • Pada menu daftar siswa klik tombol “Ubah” pada baris nama siswa yang ingin diubah (ada kotak merah)
  • Isikan nama dan NISN
  • Klik tombol “Simpan” 
  • Periksa kembali apakah nama dan NISN yang muncul sesuai dengan yang diisi

Cara menghapus data siswa
  • Pada tampilan daftar siswa, klik tombol “Hapus” (pada gambar diberi kotak merah)
  • Klik tombol “Hapus Siswa” ketika layar sudah menampilkan pesan konfirmasi penghapusan data siswa
  • Klik tombol “Batal” untuk membatalkan

6. Pengisian Nilai Siswa

Ada dua cara pengisian nilai siswa yaitu:
  • Klik tombol “Isi Nilai” pada tampilan tab “Daftar Siswa”(pada gambar diberi kotak merah)
  • Pada tab “Nilai Siswa” pilih siswa yang akan diisi nilainya

Cara mengisi nilai skala 4 dan 100

Sebagaimana diketahui bahwa nilai yang harus diisikan adalah nilai dalam skala 4 dan 100 (menurut Kurikulum 2013) dan nilai dalam skala 100 maka langkah-langkah pengisian nilai skala 4 dan 100 ialah:
  • Pada kolom “Nilai Kognitif/PPK” isi nilai dengan nilai Skala 4 dan Skala 100
  • Sistem melakukan validasi. Nilai “Skala 4” diisi dalam rentang 1-4 sedangkan nilai “Skala 100” dimasukkan dalam rentang 11-100 dengan maksimum 2 angka di belakang koma
  • Isi nilai hanya pada mata pelajaran yang diikuti
  • Kosongkan nilai pada mata pelajaran yang tidak diikuti
  • Semester atau tahun pengamilan akan otomatis disii dengan semester serta tahun yang sama dengan definisi kurikulum
  • Klik tombol “Simpan Nilai” bila pengisian ilaiselesai

Cara mengisi nilai skala 100
  • Isi nilai dengan nilai “Skala 100” pada kolom “Nilai Kognitif/PPK” 
  • Sistem akan melakukan validasi
  • Nilai “Skala 100” dimasukkan dalam rentang 11-100 dengan maksimum 2 angka di belakang koma
  • Isi nilai mata pelajaran yang diikuti siswa
  • Kosongkan nilai pada mata pelajaran yang tidak diikuti
  • Sistem melakukan validasi

Mengisi nilai siswa per-kelas
  • Pada menu “Kelas” pilih tab “Pilih Siswa” 
  • Klik tombol “Unggah Nilai” 
  • Klik tombol pilihan “Unduh Template Nilai” pada menu “Unggah Nilai Sesuai Kurikulum”yang tersedia
  • Isikan seluruh nilai siswa pada file
  • Unggah file
  • Klik tombol “Browse” untuk mengunggah file nilai
  • Kemudian klik tombol “Simpan Nilai” untuk menyimpan jika semuanya sudah benar
  • Sistem melakukan validasi nilai

Mengubah nilai siswa
  • Pilih tab “Nilai Siswa” untuk mengubahnya. Nilai yang masih bisa diubah adalah nilai yang belum diverifikasi
  • Klik tombol “Ubah Nilai” jika ingin mengubah nilai seluruh siswa
  • Klik nama siswa bila ingin mengubah salah satu siswa saja
  • Klik tombol “Simpan Nilai” untuk menyimpan hasil perubahan nilai

Mengisi nilai remedial
  • Cari data siswa pada menu “Siswa” 
  • Pilih “Daftar Siswa Calon Lulusan” 
  • Isikan nama atau NISN
  • Klik tombol “Cari Siswa” 
  • Pilih link “Nama Siswa” 
  • Akan muncul link ikon ( Gambar Pena ) bila siswa memiliki nilai yang tidak memenuhi KKM
  • Klik ikon tersebut dan isi nilai remedial
  • Klik tombol “Simpan”

Menambah nilai
  • Pada menu “Siswa” cari data siswa
  • Pilih “Daftar Siswa Calon Lulusan” 
  • Isikan nama atau NISN
  • Klik tombol “Cari Siswa” 
  • Klik link “Nama Siswa 
  • Pilih tombol “Status Siswa” 
  • Isi nama kelas, nama sekolah dan NSPN sekolah
  • Klik tombol “Lanjutkan”

Mengisikan nilai tambahan
  • Cari data siswa pada menu “Siswa” 
  • Pilih “Daftar Siswa Calon Lulusan” 
  • Isikan nama atau NISN siswa
  • Klik tombol “Cari Siswa” 
  • Klik nama siswa yang ingin diberi nilai tambahan
  • Pilih tombol “Status Siswa” untuk melakukan penambahan nilai
  • Pilih tahun ajaran dan semester
  • Isi nama kelas, nama sekolah dan NSPN sekolah (bisa diisi atau tidak – optional)
  • Klik tombol “Selanjutnya”
  • Klik tombol “Buat Nilai Tambahan” 
  • Pilih kurikulum serta skala nilai yang digunakan
  • Klik tombol “Selanjutya 
  • Isikan nilai siswa pada mata pelajaran yang ada nilai serta KKM-nya
  • Isi kolom “Kesetaraan” bila ada perbedaan nama mata pelajaran
  • Klik tombol “Simpan”

Menghapus nilai dan status siswa
  • Klik tombol “Hapus Nilai” jika ingin menghapus nilai
  • Klik tombol “Hapus” jika sudah yakin untuk menghapus
  • Klik tombol pilihan “Batal” jika ingin kembali ke halaman sebelumnya


Pengisian nilai siswa berstatus khusus

Siswa-siswa yang berstatus khusus adalah siswa pindahan, pernah melakukan pertukaran pelajar, pernah tidak naik kelas dan pernah cuti karena alasan tertentu misalnya sakit. Perlu diingat bahwa sekolah wajib mencatat tiap status khusus siswa dimana siswa nantinya akan memverifikasi data tersebut. Adapun format pengisian nilai siswa pindahan adalah:
  • Dicatat pada bagian Pencatatan Status Khusus Siswa
  • Didaftarkan bersama dengan siswa lainnya pada kelas di sekolahnya saat ini
  • Nilai dari sekolah asal diisikan sebagai nilai tambahan melalui menu Pencatatan Status Khusus Siswa
  • NSPN sekolah asal disikan melalui menu Pencatatan Status Khusus Siswa
  • Catatan penting yang perlu diperhatikan adalah sekolah asal tidak perlu mengisikan data nilai siswa yang telah pindah

Sementara itu untuk siswa pertukaran pelajar, cara pengisiannya adalah
  • Tercatat pada bagian Pencatatan Status Khusus Siswa
  • Terdaftar di kelas yang sesuai dengan tingkat dan tahun pelajaran yang diikuti di sekolahnya
  • Bila memiliki nilai di sekolah tempat mengikuti kegiatan pertukaran pelajar maka nilai itu diisikan sebagai nilai tambahan melalui menu “Pencatatan Status Khusus Siswa”
  • Bila sekolah tempat pertukaran pelajar memiliki NSPN maka NSPN itu dicatatkan pada menu Pencatatan Status Khusus Siswa.


7.  Finalisasi Pengisian Data

Adapun syarat-syarat melakukan finalisasi adalah sebagai berikut.
  • Memiliki siswa calon lulusan
  • Seluruh siswa calon lulusan telah memiliki nilai lengkap
  • Status kelengkapan nilai seluruh siswa dapat dilihat pada menu “Dashboard” 
  • Beban pembelajaran antara dua kelas yakni regular dan akselerasi adalah sama
  • Sekolah mengunggah Pernyataan Ketidaksamaan Beban jika beban pembelajaran tidak sama.

Langkah-langkah melakukan finalisasi
  • Pilih menu finalisasi
  • Unduh template surat pernyataan yang sebelumnya telah disediakan
  • Isi dan lengkapi surat tersebut dengan tandatangan Kepala Sekolah
  • Unggah kembali surat yang sudah ditandatangi dan discan KepSek
  • Beri tanda centang (√) dengan cara klik di depan pernyataan bahwa data yang diisikan adalah benar dan KepSek bertanggungjawab penuh atas data yang sudah diisi
  • Klik tombol “Simpan Pernyataan & Finalisasi” 
  • Jika muncul halaman konfirmasi maka klik tombol “Ya, Lanjutkan” 
  • Finalisasi pun akan diproses.


VERIFIKASI OLEH SISWA

Setelah sekolah melakukan pendaftaran PDSS, maka selanjutkan adalah siswa wajib memverifikasi. Untuk melakukan verifikasi nilai rapor atau data rekam jejak prestasi akademik menggunakan NISN serta password yang sudah diberikan. Bila tidak melakukan verifikasi, maka data yang sudah diisi sekolah akan dianggap benar sehingga tidak akan dapat diubah lagi setelah jangka waktu yang ditetapkan untuk verifikasi berakhir.


PENDAFTARAN SNMPTN

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah pendaftaran SNMPTN. Beberapa ketentuan umum yang harus dipenuhi siswa untuk mendaftar SNMPTN adalah sebagai berikut.
  • Siswa menggunakan NISN dan password yang telah diberikan
  • Siswa login ke laman SNMPTN untuk melakukan pendaftaran
  • Siswa mengisi biodata, pilihan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan
  • Siswa memilih program studi
  • Siswa mengunggah pas foto yang resmi dan terbaru serta dokumen prestasi tambahan (jikalau ada)
  • Bagi siswa yang melamar program studi seni dan keolahragaan maka harus mengunggah (mengupload) dokumen bukti keterampilan atau portofolio yang telah diisi sebelumnya
  • Siswa mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti menjadi peserta SNMPTN
Bagi siswa dan atau sekolah yang mengalami kesulitan dalam mengakses internet, maka proses pengisian PDSS serta pendaftaran SNMPTN bisa dilakukan di Kantor Pos Online serta Plaza Telkom yang ada di seluruh Indonesia. Secara resmi, informasi tentang SNMPTN dapat langsung diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id. Untuk informasi resmi lainnya bisa diakses melalui http://halo.snmptn.ac.id atau call center 0804 1 450 450.



CEK PENGUMUMAN SNMPTN

Nah setelah menjalani serangkaian tes maka hal yang paling ditunggu selanjutnya adalah pengumuman hasil yang akan menentukan langkah Anda ke depannya. Sebagai informasi, Anda dapat mengakses diterima tidaknya melalui laman resmi website SNMPTN secara langsung atau bisa juga lewat situs website perguruan tinggi tempat mendaftar. Bila Anda ingin melihat di laman resmi panitia SNMPTN, maka berikut tahapan-tahapan yang harus ditempuh.
  • Bukalah laman resmi hasil SNMPTN di http://pengumuman.snmptn.ac.id 
  • Masukkan nomor pendaftaran atau juga NISN Anda dalam kolom yang tersedia
  • Masukkan tanggal lahir Anda pada kolom berikutnya
  • Lihatlah hasil pengumuman tesnya lewat tombol “Lihat Hasil Seleksi” 
  • Muncul keterangan apakah Anda dinyatakan diterima atau tidak

Bagaimana bila Situs Pengumuman SNMPTN sedang Error atau Down?

Acapkali situs pengumuman SNMPTN yang diakses eror, down atau tidak menunjukkan tanda-tanda bisa dibuka. Kejadian seperti ini seringkali terjadi disebabkan oleh jumlah pengunjung website yang tiba-tiba mengalami lonjakan begitu besar hingga ratusan ribu peserta. Bayangkan bagaimana jika seluruh peerta mengakses situs yang sama dalam waktu bersamaan? Tentu saja juga membutuhkan banyak kapasitas untuk mengakses website tersebut. Cara mengatasi situs yang tiba-tiba susah diakses tersebut adalah sebagai berikut.
  • Pilihlah website yang tidak down atau salah satu website alternatif yang sudah disediakan panitia SNMPTN
  • Hindari mengakses hasil tes di awal-awal waktu. Cobalah mengaksesnya sekitar sore atau malam hari
  • Jangan mengakses pada waktu jam sibuk misal pagi pukul 08.00 hingga 10.00. Atau sore hari dari pukul 18.00 hingga 21.00.
  • Cobalah trik pengecekan saat orang sedang istirahat misalnya jam makan siang atau jam malam sekitar 23.00 hingga pukul 04.00 subuh
  • Sering-seringlah memantau pengumuman lewat smartphone Anda. Hal ini penting karena siapa tahu ada subdomain yang tiba-tiba bisa diakses dan terbuka
  • Lebih baik mengecek pengumuman melalui PC atau laptop daripada lewat smartphone. Mengapa? Karena hampir 80% pengguna internet menggunakan mobile phoe dibandingkan PC. Selain itu, sinyal internet lewat PC pun lebih stabil dibandingkan dengan smartphone
  • Usahakan untuk mengakses pengumuman SNMPTN lebih dari satu kali untuk memastikan data hasil benar-benar valid
  • Akseslah website pengumuman lain jika website yang Anda tuju sedang down misalnya website PTN tempat Anda mendaftar atau PTN lainnya. Setiap website pengumuman SNMPTN suatu PTN tidak hanya diperuntukkan bagi peserta yang memilih PTN itu saja namun juga berlaku untuk semua peserta SNMPTN

Demikianlah informasi lengkap mengenai cara mendaftar, mengisi PDSS hingga mengecek pengumuman SNMPTN. Apabila Anda menemukan kendala-kendala tertentu maka usahakan untuk tetap tenang dan mengikuti semua cara, bantuan serta penjelasan yang sudah disediakan oleh panitia pada situs tersebut.

0 Response to "Pendaftaran Pengumuman SNMPTN.ac.id"

Posting Komentar