Pendaftaran Pengumuman SBMPTN.ac.id

Pendaftaran Pengumuman SBMPTN.ac.id - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) adalah salah satu jalur SNMPTN yang berupa ujian tulis. Namun, tahun 2013 pemerintah mengerucutkan SNMPTN menjadi SNMPTN jalur undangan saja yang disingkat sebagai SNMPTN. Sedangkan SNMPTN jalur tertulis diubah menjadi SBMPTN seperti yang kita kenal sekarang ini.

Sebagai informasi, pada tahun ini Kemenristekdikti mengubah format seleksi mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang lewat jalur SBMPTN. Jikalau dulu peserta seleksi mendaftar terlebih dahulu lalu tes maka sekarang dilakukan perombakan menjadi lebih efisien dan sederhana. Setelah peserta seleksi mendaftar, kemudian tes dan langsung dapat PTN yang diinginkan.



Dengan kata lain, calon mahasiswa tidak akan lagi datang ke kampus, daftar dan melakukan tes/ Namun sebaliknya, tes SBMPT dulu, lulus dan baru nilai hasil tes digunakan untuk mendaftar di PTN yang memiliki program studi yang diinginkan. Selain sistem tes yang baru dan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Kemenristekdikti juga tidak menyelenggarakan ujian keterampilan bagi peserta seleksi yang memilih program studi Olahraga dan Seni. Para peserta tersebut hanya diwajibkan menambahkan data portofolio prestasi-prestasi yang sudah mereka miliki.

Penawaran konsep yang lebih murah, efisien, dan fleksibel tersebut memberi kesempatan bagi calon lulusan untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah. Selain itu proses seleksinya juga dikembangkan sesuai perkembangan teknologi informasi, era digitalisasi dan teknologi cyber agar calon mahasiswa baru yang dihasilkan sejalan dengan output pendidikan tinggi yang kompeten dan berkualitas. Oleh karena itulah, sistem seleksi SBMPTN pun semakin canggih termasuk mulai diperkenalkanya sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada tahun 2016 oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT).

LTMPT sendiri merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. LTMPT ini bekerja sama dengan PTN-PTN yang berada di lingkungan Kementerian Agama dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) untuk menyelenggarakan SBMPTN. Diharapkan dengan diubahnya sistem penerimaan mahasiswa oleh Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (Panpus SN PMB) SBMPTN ini maka akan memudahkan seluruh rakyat Indonesia dalam menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri.

Sebagai informasi, ada dua materi tes yang akan diujikan dalam UTBK yang diselenggarakan oleh LTMPT yakni Tes Kompetensi Akademik (TKA) serta Tes Potensi Skolastik (TPS). TKA dilakukan untuk mengukur atau menguji pengetahuan umum serta penguasaan materi atau kognitif siswa yang sudah diajarkan di sekolah sesuai dengan jenis kelompok studi yang dipilih misalnya saintek atau soshum.

Perlu diketahui, soal TKA untuk saintek terdiri dari matematika saintek, fisika, kimia dan biologi. Sedangkan TKA soshum adalah matematika soshum, geografi, ekonomi, sejarah dan sosiologi. Sementara itu, TPS digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif peserta seleksi yakni kemampuan penalaran yang dianggap sangat penting untuk sukses di sekolah formal.

Dengan kata lain, kedua tes ini berfungsi untuk memprediksi kemampuan peserta seleksi ketika di kampus nanti apakah dapat menyelesaikan studi tepat waktu atau tidak. Tes ini juga menjadi gambaran bagi perguruan tinggi negeri yang dituju tentang kemampuan pendaftar-nya. Selain untuk mendaftar SBMPTN, hasil tes UTBK juga bisa digunakan untuk proses seleksi mandiri yang dibuka oleh Perguruan Tinggi nantinya.


INFORMASI PERSYARATAN

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun sekarang ini, peserta yang lulus SBMPTN akan menggunakan hasil UTBK saja serta kriteria-kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Peserta SBMPTN kali ini bisa diikuti oleh lulusan tahun dua terakhir terhitung dimulai tahun ini dari pendidikan menengah atas (SMA/MA/SMK) dan sederajat serta diberi kesempatan juga untuk lulusan Paket C dengan batas lulusan 3 tahun terakhir terhitung dari tahun ini. Seperti contoh lulusan dua tahun yang lalu masih bisa ikut tes SBMPTN tahun ini.

Secara umum, Penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur ini dilakukan dalam dua tahapan umum, yakni mengikuti UTBK dan mendaftar SBMPTN. Ada dua tipe peserta yang dapat mendaftar SBMPTN yakni peserta umum dan peserta Bidikmisi. Keduanya memiliki persyaratan masing-masing. Penjelasan lebih lengkapnya diterangkan di bawah ini.


1. Peserta Umum

Persyaratan-persyaratan yang harus ada dan disiapkan oleh peserta umum yang akan mendaftar SBMPTN adalah:
  • Peserta seleksi merupakan siswa SMA/MA/SMK dan sederajat lulusan tahun lalu (2 Tahun Terakhir) yang sudah memiliki ijazah
  • Untuk siswa lulusan tahun ini yang belum memiliki ijazah maka boleh memiliki sekurang-kurangnya Surat Keterangan Lulus (SKL) Pendidikan Menengah. SKL ini wajib memuat pasfoto berwarna terbaru, informasi jati diri serta sudah ditandatangani oleh Kepala Sekolah masing-masing sambil dibubuhi cap stempel yang sah
  • Peserta seleksi memiliki nilai UTBK
  • Sehat jasmani dan rohani sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi
  • Peserta seleksi memiliki NISN
  • Wajib mengunggah portofolio bagi peserta yang memilih program studi bidang olahraga dan seni
  • Biaya mengikuti UTBK ditanggung oleh peserta seleksi serta subsidi pemerintah
  • Peserta seleksi tidak lulus jalur SNMPTN tahun ini.


2.  Peserta Bidikmisi

Persyaratan-persyaratan yang harus disiapkan oleh peserta seleksi bidikmisi yakni:
  • Peserta berasal dari keluarga kurang mampu yang secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi
  • Calon peserta seleksi penerima Bidikmisi wajib mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi terlebih dahulu. Prosedur tersebut bisa dilihat pada laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/ 
  • Calon peserta seleksi penerima Bidikmisi terlebih dahulu mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id 
  • Setelah memenuhi persyaratan yang dinyatakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, maka barulah calon peserta mendaftar UTBK di laman resminya https://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id. Peserta tidak dikenakan biaya ujian
  • Calon peserta seleksi penerima Bidikmisi yang mendaftar SBMPTN sebelumnya dinyatakan tidak lulus SNMPTN tahun ini.
  • Calon peserta seleksi penerima Bidikmis menggunakan NISN dan NPSN untuk mendaftar UTBK serta tidak dikenakan biaya ujian
  • Calon peserta seleksi penerima Bidikmisi yang sudah dinyatakan lulus SNMPTN 2019 tidak bisa mendaftar SBMPTN tahun ini.


CARA PENDAFTARAN

Pendaftaran UTBK dijadwalkan mulai dibuka pada tanggal 1 Maret – 1 April 2019. Pelaksanaannya pun dimulai pada 13 April hingga 26 Mei 2019 setiap hari Sabtu dan Minggu pagi pukul 08.00 – 11.45 WIB serta siang pukul 13.00 – 16.45 WIB. Sementara itu, pendaftaran SBMPTN 2019 mulai dibuka pada tanggal 10 hingga 24 Juni 2019.

Setiap peserta seleksi dapat mengikuti tes SBMPTN maksimal dua kali dengan biaya masing-masing tes sebesar 200.000 rupiah. Pembayaran dapat dilakukan pada bank-bank yang telah ditunjuk seperti bank Mandiri, BNI dan BTN. Untuk jumlah kuota yang disediakan jalur ini, LTMPT menyebutkan bahwa kuota setiap program studi untuk calon mahasiswa ditetapkan paling sedikit 40 persen dari daya tampung keseluruhan program studi tersebut.


Kelompok Program Studi SBMPTN

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ada dua kelompok program studi yang bisa dipilih lewat jalur SBMPTN yaitu kelompok Saintek (Sains dan Teknik) serta kelompok Soshum (Sosial dan Humaniora). Berikut penjelasan persyaratan masing-masing kelompok studi.
  • Peserta seleksi dapat memilih program studi maksimal dua program studi
  • Jika peserta seleksi memilih program studi yang kesemuanya berasal dari kelompok Saintek, maka peserta akan mengikuti kelompok ujian Saintek
  • Bila peserta seleksi memilih program studi yang kesemuanya berasal dari kelompok Soshum, maka peserta akan mengikuti kelompok ujian Soshum
  • Jika peserta seleksi memilih program studi yang dua-duanya berasal dari semua kelompok program studi yakni kelompok Saintek dan kelompok Soshum maka ujian yang diikuti oleh peserta adalah mengikuti kelompok ujian Saintek dan kelompok ujian Soshum
  • Urutan dalam pemilihan program studi yang dipilih peserta seleksi menyatakan prioritas pilihan peserta. Misalnya, nomor satu adalah program studi Teknik Kimia dan pilihan kedua adalah Kimia, maka yang dianggap prioritas pertama peserta adalah program studi Teknik Kimia
  • Peserta seleksi SBMPTN dapat memilih program studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) manapun di Indonesia
  • Bila peserta seleksi ingin melihat apa saja program studi yang dibuka dan tersedia, berapa jumlah daya tampung per-PTN tahun ini serta jumlah peminat program studi per-PTN tahun 1 tahun sebelumnya agar bisa dijadikan gambaran dalam memilih PTN maka dapat dilihat di laman resmi https://sbmptn.ltmpt.ac.id


Borang Portofolio SBMPTN

Khusus bagi peserta seleksi yang mendaftar bidang olahraga dan seni. Maka wajib mengunggah portofolio terkait bidang yang dipilihnya. Borang ini berstatus sebagai materi tambahan dalam proses seleksi SBMPTN. Ada banyak macam portofolio SBMPTN yang diunggah yaitu:
  • Portofolio Olahraga
  • Portofolio Fotografi
  • Portofolio Teater (termasuk kedalamnya Sendratasik opsi Teater/Drama)
  • Portofolio Film dan Televisi
  • Portofolio Tari (termasuk kedalamnya yakni Sendratasik opsi Tari)
  • Portofolio Musik (termasuk kedalamnya yaitu Sendratasik opsi Musik)
  • Portofolio Etnomusikologi
  • Portofolio Seni Rupa, Desain dan Kriya
  • Portofolio Seni Karawitan


Pendaftaran UTBK

Untuk peserta regular/umum/non-bidikmisi maka alur pendaftarannya dijelaskan seperti di bawah ini.
  • Mendaftar di laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id 
  • Masukkan nomor NISN dan NPSN untuk mendapatkan username dan password
  • Masukkan data yang diminta, misalnya nama, tanggal lahir dan kode captcha yang muncul pada tampilan
  • Unggah foto
  • Tekan tombol “Upload” 
  • Isi biodata dengan lengkap
  • Klik “Simpan” 
  • Isi data pendidikan
  • Klik “Simpan 
  • Pilih lokasi ujian dan program studi pada PTN yang diinginkan
  • Klik “Simpan” 
  • Cek finalisasi data Anda
  • Lakukan pembayaran di bank-bank yang telah ditentukan dengan jumlah pembayaran per-tes sebanyak 200.000 rupiah per-tes
  • Cetak kartu peserta SBMPTN


Sementara itu, untuk peserta seleksi yang sudah diterima sebagai peserta bidikmisi tidak akan dikenai biaya. Oleh karena itu cara pendaftaran UTBK-nya adalah sebagai berikut.
  • Mendaftar di laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id 
  • Masukkan nomor NISN dan NPSN untuk mendapatkan username dan   password
  • Masukkan data yang diminta, misalnya nama, tanggal lahir dan kode captcha yang muncul pada tampilan
  • Unggah foto
  • Tekan tombol “Upload” 
  • Isi biodata dengan lengkap
  • Klik “Simpan” 
  • Isi data pendidikan
  • Klik “Simpan 
  • Pilih lokasi ujian dan program studi pada PTN yang diinginkan
  • Klik “Simpan” 
  • Cek data Anda
  • Cetak kartu peserta SBMPTN

Pendaftaran SBMPTN

Secara umum tahapan-tahapan pendaftaran SBMPTN dilakukan melalui laman resmi panitia SBMPTN di http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  • Peserta seleksi mengisi biodata (kecuali bagi peserta yang telah terdaftar pada SNMPTN)
  • Peserta seleksi memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan program studi yang diminatinya
  • Peserta seleksi dapat memilih maksimal dua PTN dan maksimal dua program studi (prodi) dalam satu atau dua PTN. Dengan kata lain, jumlah maksimal prodi yang boleh didaftar untuk kedua PTN yang dipilih adalah dua saja
  • Peserta seleksi mengunggah dokumen lain sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh panitia SBMPTN
  • Peserta seleksi yang mendaftar program studi bidang olahraga dan seni wajib mengunggah boring portofolio. Tata cara pengisiannya dapat diunduh di laman http://download.sbmptn.ac.id


PENGUMUMAN SBMPTN

Setelah bersusah payah mengikuti tes maka kini saatnya melihat hasilnya bukan? Menurut laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id, pengumuman hasil SBMPTN akan dikeluarkan pada yang sudah ditetapkan. Lebih lanjut, hasil tes ini akan diberikan langsung kepada peserta seleksi secara individu. Hasilnya pun juga akan diumumkan setiap beberapa hari sekali demi kelancaran pengumuman.

Bila hasil tes tidak memuaskan maka peserta diperbolehkan mengikuti tes lagi dengan soal-soal yang tentunya berbeda namun memiliki standar sama. Untuk mendaftar di PTN maka peserta bisa memilih hasil terbaik dari kedua tes yang diikutinya. Sebagai tambahan, jika peserta seleksi ingin melihat informasi resmi LTMPT dapat dilihat secara langsung di laman http://www.ltmpt.ac.id. Selain itu, informasi resmi tentang SBMPTN 2019 dapat diunduh lewat laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Jikalau peserta mengalami kesulitan dalam mendaftar atau ingin menanyakan beberapa hal terkait SBMPTN maka dapat menghubungi HelpDesk di http://halo.ltmpt.ac.id serta http://halo.sbmptn.ac.id. Bisa juga menghubungi call center 0804 1 450 450 secara langsung. Atau dapat juga menghubungi pihak Kantor Humas PTN terdekat untuk info lebih jelas.

0 Response to "Pendaftaran Pengumuman SBMPTN.ac.id"

Posting Komentar