Pendaftaran UTBK SNPMB Berbasis Tes Potensi Skolastik 2025/2026


Pendaftaran UTBK SNPMB Berbasis Tes Potensi Skolastik 2025/2026 - Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) adalah proses seleksi yang digunakan oleh perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia untuk memilih mahasiswa baru yang akan memasuki program studi di PTN tersebut. SNPMB merupakan salah satu jalur masuk PTN yang diselenggarakan setiap tahun, seperti SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes). 
 
Pemerintah melakukan perbaikan dalam sistem tes PTN dimana perubahan kurikulum harus diikuti secara keseluruhan dari mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah, tidak cukup sampai pada proses pendidikan saja, melalui Kemdikbud transformasi atas perubahan kurikulum juga harus sejalan dengan sistem penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri.
 

 
Kemdikbud menunjuk BPPP sebagai panitia seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru harapannya penerapan kurikulum dapat berkesinambungan sampai ke jenjang perguruan tinggi, dengan penggabungan ini akan lebih cepat menyesuaikan, selain itu sistem SNBT saat ini akan semakin efektif karena tes tertulis fokus pada tes potensi skolastik.
 
Sedangkan mata pelajaran dianggap selesai saat tingkat SMA/SMK/MA tidak ada lagi pengulangan materi tes berkaitan dengan mata pelajaran, siswa/i dapat fokus pada ujian sekolah. Dengan adanya sistem baru ini diharapkan seleksi nasional berbasis tes akan jauh lebih baik dan efektif untuk menyaring putra-putri terbaik untuk dapat kuliah di PTN.
 
Berikut materi tes yang akan diujikan pada tes UTBK tahun ini untuk lebih jelas simak pembahasan seperti dibawah ini :
 
Tes Potensi Skolastik (TPS) 
 
Tujuan dari TPS adalah untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mengorganisasi dan memecahkan masalah, serta kemampuan logika, analitis, dan penalaran. Adalah tes yang didesain untuk menguji kemampuan berfikir siswa sekolah calon mahasiswa baru, yaitu kemampuan untuk memahami dan bernalar yang diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam pendidikan formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini berkembang melalui proses belajar dan pengalaman-pengalaman di sekolah maupun di luar sekolah. 

TPS terdiri dari empat komponen, ialah Penalaran Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, serta Pengetahuan Kuantitatif. Komponen Penalaran Umum terdiri dari tiga sub-komponen, ialah penalaran induktif, penalaran deduktif, dan penalaran kuantitatif Seperti 
  1. Kemampuan memecahkan masalah-masalah baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya
  2. Kemampuan bernalar secara abstrak yang tidak semata-mata merupakan hasil dari pembelajaran sebelumnya
  
Pengetahuan dan Pemahaman Umum
 
Pada komponen ini yang diujikan adalah kemampuan untuk memahami dan mengkomunikasikan pengetahuan yang dianggap penting di lingkungan budaya Indonesia terutama keterampilan dalam berbahasa, menggunakan kata, dan keluasan serta kedalaman pengetahuan umum. Termasuk dalam kemampuan ini adalah pengetahuan praktis seseorang tentang bahasa, informasi, dan konsep-konsep khusus yang berbasis verbal dan kebahasaan.
 
Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis

 
Kemampuan membaca dan menulis adalah kumpulan pengetahuan yang diperoleh seseorang yang meliputi kemampuan dasar dalam membaca, kelancaran membaca, dan keterampilan menulis yang diperlukan untuk memahami bahasa tulis dan ekspresi pikiran melalui tulisan. Kemampuan ini mencakup kemampuan-kemampuan dasar dan kemampuan yang lebih kompleks seperti memahami wacana tertulis dan menulis cerita.
 
Pengetahuan Kuantitatif

Pengetahuan kuantitatif adalah kedalaman dan luasnya pengetahuan yang terkait dengan matematika, yang merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran dan mewakili kemampuan untuk menggunakan informasi kuantitatif dan memanipulasi simbol-simbol angka. Kemampuan ini mencakup pengetahuan mengenai ukuran perhitungan matematika, pemecahan masalah matematika, dan pengetahuan umum matematika.


Tes Literasi
 
Kata “literasi” memiliki arti yang luas. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan kata literasi sebagai kemampuan menulis dan membaca,
  • pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu, misalnya, literasi komputer; dan 
  • kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup.

Penalaran Matematika 

  • Penggunaan konsep matematika dalam mengatasi masalah dalam sebuah konteks
  • Penggunaan pengalaman di dalam kelas untuk mengatasi masalah Penekanan kemampuan penalaran matematika juga dikaitkan dengan proses kognitif yang terlibat dalam penyelesaian masalah yang dilakukan. 
Tiga proses kognitif yang dilibatkan tersebut adalah sebagai berikut: 
  • Memformulasikan (formulate)
  • Menggunakan/Menerapkan (employ) 
  • Menginterpretasikan (interpret) 
Konten Pengukuran Penalaran Matematika 
  • Bilangan 
  • Pengukuran dan Geometri 
  • Data dan Ketidakpastian 
  • Aljabar
 
Latihan Soal UTBK SNBT

Tidak perlu repot untuk bimbel jika memang tidak memiliki uang, karena Kemdikbud sudah memberikan penjelasan terkait dengan simulasi tes dan penjelasan test yang akan diikuti seperti dibawah ini :
  • Penjelasan Soal UTBK https://framework-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
  • Simulasi wajib diikuti agar saat tes tidak bingung karena jawaban tidak hanya pilihan ganda tetapi ada jawaban lain seperti ceklist jawaban, mencocokan jawaban, sampai dengan menjawab benar salah silahkan cek simulasi UTBK di https://simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id/
 
Persyaratan Umum

Untuk mengikuti SNPMB, calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh PTN terkait, yaitu :

  • Harus lulus dari sekolah menengah atas (SMA/SMK/MA) atau sederajat
  • Memiliki nilai yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh PTN. 
  • Calon mahasiswa juga harus mengisi formulir pendaftaran dan mengikuti proses verifikasi yang ditetapkan oleh PTN. 
  • Proses seleksi SNPMB sendiri terdiri dari seleksi Tes Potensi Skolastik
  • Tahap pengumuman hasil seleksi
  • Pendaftaran Ulang.

 

Pendaftaran SNBT

  • Proses pendaftaran dibagi dalam dua tahap yang pertama pembuatan akun melalui https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
  • Login menggunakan akun yang sudah ada
  • Isi formulir Pendaftaran 
  • Pilih Perguruan Tinggi dan Program Studi wajib 1 pilihan 1 provinsi yang sama dengan sekolah asal an sisanya bebas.
  • Pengisian Formulir meliputi Biodata
  • Data Pendidikan
  • Data Orang Tua
  • Bagi yang memilih program studi berbasis keterampilan seperti rumpun olahraga dan seni wajib mencantumkan portopolio
  • Cetak Bukti Pembayaran
  • Lakukan pembayaran ke bank terdekat
  • Khusus untuk pelamar KIP tidak dikenakan biaya pendaftaran
  • Kirim 
  • Finalisasi akun 
  • Cetak Kartu Peserta
  • Link pengumuman melalui https://snbt.bppp.kemdikbud.go.id/  

Tahun ini menjadi tahun terbaik bagi peserta didik, dimana semua proses pendaftaran SNBT semakin baik dan sesuai dengan kurikulum, siswa/i, sehingga bisa fokus pada pembelajaran sekolah dan sistem seleksi SNBT sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Demikian informasi yang bisa admin berikan semoga bermanfaat. Harap berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan terutama terkait dengan joki test atau kecurangan lainnya. Tidak dibenarkan segala bentuk kecurangan akan memiliki konsekuensi pembatalan bahkan sampai pada sangsi pidana.