Cara Pendaftaran Online POLISI-POLRI 2017-2018

Penerimaan.Polri.go.id Polisi - Info Pendaftaran melalui Online khusus Polisi dan Polri tahun 2017 untuk lebih jelas simak mengenai Pendaftaran dan Penerimaan situs Penerimaan untuk Polri baik AKPOL, BINTARA, TAMTAMA, melalui informasi ini kita akan bahas secara rinci mengenai Pendaftaran secara umum dan khusus. Polisi merupakan salah satu Badan yang berperan dalam keamanan sipil dimana tugas sesorang Polisi cukup lumayan luar biasa mulia. Tentu ada banyak sekali keunggulan menjadi seorang Polisi.

Selain itu jaminan Hidup Makmur menjadi salah satu prioritas yang akan dicapai pada saat diterima, setiap tahun penerimaan seleksi ini dibuka secara umum baik itu melalui Polda, Polresta, Poltabes, Polres, Polsek, atau kantor polisi yang ada di Kota anda apalagi untuk pendaftaran Polisi sekarang masih dibuka dan banyak untuk lulusan SMA/SMK/MA sederajat.

Jika kita membahas mengenai penerimaan Polisi pasti ada banyak sekali yang terlintas dipikiran seperti kasus sogok menyokok, atau setelah lulus nanti tilang menilang. Meski cintra Polisi saat ini dikalangan masyarakat umum tidak begitu baik, karena ternoda dengan aksi nakal para anggota tetapi Masyarakat juga perlu sadar bahwa seseorang yang kena tindak hukum oleh Polisi karena pelanggaran.

Cara Pendaftaran Polisi 2017

Seperti contoh seseorang yang kena tilang Polisi dan harus mengeluarkan denda itu karena orang yang bersangkutan tidak lengkap dalam berkendara. Jika memang lengkap tidak mungkin kena tilang tetapi masyarat kadang tidak mau tahu dan tidak sadar dengan hal ini. Kemudian kebencian terhadap Polisi semakin Menjadi mereka katakan bahwa seorang polisi menerima suap melalui aksi tilang menilang.

Padahal jika seseorang memiliki kelengkapan tidak akan terjadi hal tersebut, selain itu memang sudah menjadi tugas seorang Polisi untuk melakukan tilang menilang dijalan. Bayangkan jika diIndonesia tidak ada Polisi pasti kejahatan merajalela dimana-mana. Pandangan tentang Polisi sebaiknya kembali pada kesadaran masing-masing penilai.

Bahkan tidak semua Polisi memiliki kecenderungan melakukan tindak kurang baik ada banyak diluar sana anggota Polisi memiliki hati mulia. Jangan sampai alasan ini menjadi penghambat anda untuk mengikuti penerimaan Polisi, Saya sering kali mendengar calon peserta yang tidak ingin menjadi Polisi karena melihat banyak polisi yang dibenci oleh masyarakat karena tingkah lakuknya, rasanya itu bukan hal bijak.

Meski pada dasarnya mereka sangat menginginkan menjadi seorang Polisi selain gagah, disegani, berwibawah jaminan hidup sejahtera menjadi salah satu keuntungan menjadi seorang Polisi. Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Cara Pendaftaran Online Polisi untuk lebih jelas kita bisa melihatnya beberapa ketentuan yang akan dibahas dibawah ini.

Hal diatas tadi sedikit ulasan mengenai Polisi, nah Jika memang anda memiliki keinginan menjadi seorang Polisi jangan sampai mengurngkan niat karena peluang menjadi Polisi terbuka untuk AKPOL, BINTARA, dan TAMTA sebenarnya 4 jenis seleksi ini seperti apa yuk ikuti semua penerimaan yang akan dibahas secara rinci seperti berikut ini.


1. Pendaftaran Online SIPSS Polisi.

SIPSS merupakan salah satu singkatan dari Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana dikhususkan untuk sarjana dalam katagori program studi yang dibutukan saja malai dari D IV, S1 sampai dengan S2 untuk pendaftaran dilaksanakan melalui online pada link http://penerimaan.polri.go.id/form_registrasi/2 seleksi ini menjadi yang pertama dibuka dari semua jenis seleksi yang ada pada rekrutmen Polsi untuk lebih jelas berikut penjelasan mengenai Cara Pendaftaran SIPSS POLISI/POLRI.



AKPOL merupakan singkatan dari Akademi Kepolisian yang akan dilaksanakan melalui Polda Asal dimana mereka yang ingin mendaftar seleksi ini harus berdomisili pada suatu provinsi lebih dari 2 tahun lamanya selain itu Penerimaan AKPOL hanya akan dilaksanakan melalui Polda. Selain itu pendaftaran AKPL dilaksanakan melalui online seperti pada link berikut ini http://penerimaan.polri.go.id/form_registrasi/1 selanjutnya anda bisa mengisi semua formulir pendaftaran sesuai dengan identitas anda. Bisa diikuti oleh lulusan SMA/SMK/MA sederajat.


3. Pendaftaran Online BINTARA Polisi.

BINTARA Polisi merupakan salah satu seleksi untuk jenis SCBA dimana setelah lulus nanti anda akan mendapatkan pekerjaan menjadi seorang anggota polisi pangkat Britu, Bripda atau lainnya, ini merupakan seleksi yang paling banyak diminati hanya saja untuk bisa mengikuti seleksi ini anda harus mendaftarkan diri melalui online http://penerimaan.polri.go.id/form_registrasi/3 segera lakukan Pendaftaran sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai identitas diri anda. Bisa diikuti oleh lulusan SMA/SMK/MA sederajat.


4. Pendaftaran Online BINTARA Khusus Penyidik Pembantu Polisi.


BINTARA khusu Penyidik Pembantu Polisi merupakan salah satu seleksi untuk mereka lulusan Sarjana atau S1 ingin menjadi seorang Penyidik Pembantu setara BINTARA dikepolisian bisa ikut seleksi melalui penerimaan ini untuk proses pendaftaran hampir sama sesuai dengan ketentuan yang ada dan dapat dilaksanakan melalui situs resmi http://penerimaan.polri.go.id/form_registrasi/2 isi sesuai dengan formulir pendaftaran dan identitas anda. Sayangnya untuk lulusan SMA/SMK/MA sederajat tidak bisa mengikuti seleksi ini.


5. Pendaftaran Online TAMTAMA Polisi.

TAMTAMA Polisi merupakan salah satu jenis rekrtumen yang bisa anda ikuti sesuai ketentuan yang berlaku biasanya penerimaan ini dibuka untuk satuan Brimob TAMTAMA merupakan ajudan Bintara yang lebih besar peluang Pendaftarnya jika dibandingkan dengan penerimaan lainnya ini bisa dijadikan peluang untuk lulus Menjadi anggota Polisi untuk pendaftaran dilaksanakan secara online malalui situs resmi http://penerimaan.polri.go.id/form_registrasi/4.


Nah setelah anda memilih penerimaan Polisi yang cocok untuk jenis lulusan anda dan diminati anda bisa mengikuti semua proses pendaftaran dengan terlebih dahulu melengkapi semua berkas pendaftaran yang ada seperti kita ketahui bahwa Persyaratan pendaftaran menjadi hal wajib dipenuhi untuk anda bisa mendaftar ada dua persyaratan yang bisa menjadi acuan Pendaftaran seperti Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus untuk lebih jelas kami akan memberikan beberapa informasi Persyaratan seperti dibawah ini.


Persyaratan Pendaftaran AKPOL.
  1. warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. pendidikan paling rendah SMU / sederajat;
  5. usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  6. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  7. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  8. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.
  10. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI.
  11. berusia minimal 17 tahun (kelahiran 4 Agustus 1999) dan maksimal 21 tahun (kelahiran 4 Agustus 1995) pada saat pembukaan pendidikan;
  12. untuk persyaratan nilai kelulusan tahun 2012, 2013, 2014 dan 2015 dengan nilai hasil ujian akhir nasional (HUAN) untuk IPA dan IPS min 6,5 (enam koma lima)
  13. berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A,B dan C) dengan ketentuan : nilai kelulusan tahun 2013 dan 2014 dengan Hasil Ujian Nasional/HUAN (bukan nilai gabungan) minimal 7,0 dan untuk tahun 2015, 2016 dan 2017 berdasarkan Ujian Nasional (UN) minimal 70, khusus Papua dan Papua Barat lulusan tahun 2013 s.d. 2017 minimal 65
  14. bagi lulusan tahun 2017 (yang masih kelas III) nilai rapor rata-rata kelas III semester I minimal 70 dan setelah lulus menyerahkan dengan nilai Ujian Nasional minimal 70
  15. bukan merupakan lulusan program pendidikan kesetaraan paket A, paket B dan paket C;
  16. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) : pria : 165 cm, wanita : 160 cm.
  17. berdomisili 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  18. bagi Catar dari SMA Taruna Nusantara dan Krida Nusantara yang masih kelas III dapat mendaftar di Polda seluruh wilayah NKRI, sedangkan untuk lulusan dari tahun 2015 kebawah mendaftar sesuai domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  19. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah/kawin selama dalam pendidikan akpol, belum pernah melahirkan bagi catar wanita dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi catar pria.
  20. tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  21. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  22. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI & bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian
  23. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  24. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri
  25. memperoleh persetujuan dari ortu/wali
  26. tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain
    bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan :mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan
  27. bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan , bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan taruna akpol.
  28. bagi yang memiliki prestasi di tingkat provinsi/nasional/internasional agar dilampirkan sertifikatnya untuk dijadikan pertimbangan dalam penentuan kelulusan;
  29. mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panda dengan sistem gugur,

Persyaratan Pendaftaran BINTARA Polisi.
  1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. pendidikan paling rendah SMU / sederajat;
  5. usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  6. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  7. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  8. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.
  10. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  11. berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A dan B)  dengan ketentuan berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri (kecuali  Tata Busana dan Tata Kecantikan), dengan prioritas bagi lulusan D IV Keperawatan, SMK Seni Musik, SMK kesehatan Hewan/produksi ternak, Jurusan Pelayaran, Teknik Perkapalan, Ketenagalistrikan, Teknik Elektronika dan Teknik Permesinan dengan Nilai Akhir (gabungan nilai UN dan nilai sekolah) minimal 60
  12. bagi  lulusan  tahun  2017  (yang masih kelas XII)  nilai  rapor rata-rata kelas XII semester I minimal  60  dan  setelah lulus menyerahkan ijasah dengan nilai minimal 60;
  13. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  14. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2017 : lulusan SMA/SMK umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2017 minimal 17 tahun 6 bulan (maksimal lahir Februari 2000) dan maksimal 21 tahun (minimal lahir Agustus 1996)
  15. lulusan D IV keperawatan umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2017 minimal 17 tahun 6 bulan (maksimal lahir Februari 2000) dan maksimal 24 tahun (minimal lahir Agustus 1993)
  16. tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku : pria : 165  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm, wanita: 160  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm
  17. berdomisili 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  18. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus serta belum pernah melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi Casis pria dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades
  19. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  20. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  21. bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Bintara Polri
  22. memperoleh persetujuan dari orang tua / wali;
  23. tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
  24. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru
  25. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian dengan sistem gugur,

Persyaratan Pendaftaran BINTARA Khusus Penyidik Pembantu.
  1. warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. pendidikan paling rendah SMU / sederajat;
  5. usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  6. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  7. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  8. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.
  10. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  11. berijazah serendah-rendahnya S1 dengan program studi (kecuali sarjana seni, sastra, dokter gigi, pertanian dan pendidikan) yang terakreditasi BAN-PT minimal B dan wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir oleh Universitas dengan nilai rata-rata IPK minimal 2,50
  12. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenristekdikti
  13. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2017 lulusan S-1 minimal 17 tahun 6 bulan (maksimal lahir Februari 200)  dan maksimal 25 tahun (minimal lahir Agustus 1992)
  14. tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku : pria : 165  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm, wanita: 160  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm.
  15. berdomisili 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  16. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus serta belum pernah melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi Casis pria dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades
  17. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  18. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  19. bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Bintara Polri
  20. memperoleh persetujuan dari orang tua / wali;
  21. tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
  22. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru
  23. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian dengan sistem gugur,

Persyaratan Pendaftaran TAMTAMA Polisi.
  1. warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. pendidikan paling rendah SMU / SMA / Madrasah Aliyah / SMK;
  5. usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  6. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  7. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  8. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.
  10. Pria bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
    berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A dan B)  atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan) dengan kriteria lulus
  11. bagi yang masih duduk di kelas XII SMU/MA dan SMK menggunakan nilai rata-rata raport semester 1 setelah dinyatakan lulus menyerahkan ijazah dan diberlakukan persyaratan butir a umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Tamtama Brimob dan Polair T.A. 2017, minimal 17 tahun 8 bulan (maksimal lahir Januari 2000) dan maksimal 22 tahun (minimal lahir Juli 1995)
  12. tinggi badan minimal 165 cm,  khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
  13. memiliki kemampuan fisik yang baik dan wajib bisa berenang;
  14. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  15. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  16. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru
  17. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud
  18. melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  19. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Tamtama  Brimob dan Polair, ditambah 1 (satu) tahun setelah lulus serta belum pernah punya anak kandung/biologis bagi Casis pria
  20. bersedia menjalani ikatan dinas minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Tamtama Polri
  21. memperoleh persetujuan dari orang tua/wali
  22. tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan instansi lain
  23. mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian dengan sistem gugur,

Selanjutnya kita akan memhas mengenai tata cara Pendaftaran yang ada pada situs resmi penerimaan ini akan disampaikan melalui beberapa proses pendaftaran yang ada untuk lebih jelas kami akan memberikan informasinya seperti dibawah ini secara lengkap. Ada 6 cara mudah dalam pengisian formulir pendaftaran.



Tata Cara Pengisian Formulir Pendaftaran Online Polis.

1. Asal Polda dan Pol Res/Ta/Bes,

Pada pengisian ini anda diharuskan untuk melengkapi semua data atau kantor polisi tempat anda mendaftar seperti Polda, Polres, Poltasbes, Sekta, Polres, Mabes Polri yang ada diwilayah anda tempat mendaftar isi jangan sampai salah anda juga bisa mengkiklik kolom seperti pada situs resmi pendaftaran piliha salah satu saja.

2. Identitas Diri,


Pengisian Identitas diri anda meliputi nama lengkap, tanggal lahir, dan beberapa data diri anda isi sesuai dengan ketentuan yang ada seperti sesuai dengan identitas yang anda gunakan untuk mendaftar secara lengkap.


3. Latar Belakang Pendidikan dan Sumber Rekrutmen,


Pada proses ini anda akan mengisi berapa berkas latar belakang sekolah atau pendidikan Baik SD, SMP, SMA atau S1 sesuai dengan ketentuan gunakan ijasah sebagai panduan pengisian berkas jangan sampai salah setelah itu anda akan disuruh menentukan sumber rekrutmen yang anda pilih baik itu SIPSS, AKPOL, BINTARA, BINRARA khusus Penyidik Pembantu, Tamtama sesuai dengan keingina.


4. Data Orang Tua,


Lanjut pada tahap ini anda akan diminta untuk mengisi data orang tua meliputi Ibu kandung, Ayah kandung baik nama lengkap sampai dengan pekerjaan, selain itu jika anda memiliki Ibu Tiri atau Ayah Tiri bisa diisi bagi yang tidak punya kosongkan data atau anda juga bisa mengisi data wali tempat tinggal anda saat ini.


5. Akun,


Pada proses ini anda harus memeriksa terlebih dahulu data yang telah terisi apakah sudah benar atau belum kemudian anda akan diminta untuk verifikasi pendaftaran dengan menceklist mengikuti semua syarat dan ketentuan berlaku isi capta dan buat passwod gunakan kata sandi yang kuat tapi gampang dingat memudian pastikan semua sudah benar.


6. Daftar

Jangan lupa untuk kirim berkas dengan mengklik tombol daftar pada bagian bawah sekali sekali lagi pastikan semua data diri yang telah terisi benar dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada selanjutnya anda bisa melanjutkan proses berikutnya.

Berkas yang telah melalui proses finalisasi akan diverifikasi sesuai ketentuan tahap selanjtunya anda harus cetak formulir dan gunakan password yang telah anda buat untuk melakukan login, kemudian gabungkan dengan persyaratan dan serahkan melalui Asal kantor Pendaftaran anda nantinya berkas akan diverifikasi pada proses ini tidak bisa diwakilkan karena bersamaan berkas yang dikirim secara langsung ada proses pengecekan tinggi badan dan berat badan peserta.

Maka dari itu tidak bisa diwakilkan selanjutnya sampai pada tahap ini jika semua berkas yang telah dianggap lulus verifikasi dinyatakan pendaftaran sudah berlajan dengan benar, tetapi jika berkas tidak terverifikasi berarti ada yang kurang harap melengkapi semua sampai sesuai dengan ketentuan, nantinya bagi yang sudah selesai melakukan pendaftaran anda akan mendapatkan kartu peserta Seleksi Polisi.

Untuk digunakan mengikuti seleksi sesuai dengan waktu dan tanggal yang telah ditetapakan menunggu intruksi selanjutnya, sistem seleksi akan dilaksanakan secara sistem gugur untuk yang sudah dinyatakan gagal tidak akan bisa melanjutkan proses seleksi, selain itu untuk penerimaan jenis rekrutmen seperti AKPOL memiliki dua kali seleksi yaitu seleksi Daerah dan Seleksi Pusat. Sampai pada proses ini semua proses pendaftaran dianggap selesai selamat mencoba hati-hati terhadap penipuan yang mengatas namakan panitia seleksi Polisi, dan harap berhati-hati terhadapa calo Pendaftaran Polisi.
Sekolah Pramugari