Beasiswa Kemenkes 2017/2018

Kemkes.go.id - Beasiswa Kemenkes 2017/2018 Penawaran Beasiswa Kemenkes Indonesia Pemerintah Indonesia tidak pernah berhenti membuat program dengan tujuan utama untuk meningkatkan tingkat pendidikan para warga Indonesia. Walau tingkat pendidikan baik dari segi sistem pendidikan, sampai kesadaran akan pentingnya bersekolah di Indonesia masih tergolong mengkhawatirkan. Ya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan penduduk terbanyak di dunia, sehingga tingkat kesejahteraan penduduknya kurang stabil. 

Menempuh pendidikan setinggi mungkin dapat menjadi solusi untuk meningkatkan taraf kesejahteraan. Salah satu cara pemerintah dalam membenahi tingkat pendidikan di Indonesia adalah menawarkan berbagai macam bantuan khusus pendidikan seperti beasiswa Kemenkes yang diadakan setiap tahun. Memang hampir semua Kementerian menawarkan bantuan biaya pendidikan dengan bidang-bidang tertentu termasuk Kementerian Kesehatan Indonesia.

Beasiswa Kemenkes 2017/2018
Apa Itu Beasiswa Dari Kementerian Kesehatan Indonesia?

Banyak jenis dan bentuk dari program beasiswa. Biasanya berhubungan dengan instansi, yayasan, atau lembaga yang menyelenggarakannya. Beasiswa Kemenkes sendiri merupakan merupakan program pembiayaan untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia atau SDM (Sumber Daya Manusia) yang bertugas pada bidang kesehatan dan di bawah lini dari Kementerian Kesehatan. 

Hal ini dilakukan agar para SDM yang berupa tenaga kesehatan dapat lebih berkualitas dan lebih menjamin tingkat kesehatan pada penduduk Indonesia. Karena tentunya bidang kesehatan menjadi bidang yang paling mempengaruhi keberlangsungan hidup penduduk di suatu negara. Begitu juga dengan keberlangsungan hidup penduduk Indonesia yang tingkat kesehatannya masih tergolong kurang stabil.

Bentuk Dari Program Beasiswa Kemenkes dan Sasaran

Untuk bentuk dari program beasiswa dari pihak Kemenkes, bentuknya berupa pembiayaan ke pada para tenaga kesehatan demi melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Sehingga nantinya para tenaga kesehatan tersebut semakin dapat dipercaya dalam menangani permasalahan kesehatan dan kesejahteraan penduduk Indonesia. Beasiswa ini banyak sekali diincar karena jumlah tenaga kesehatan di Indonesia tidaklah sedikit. Sasaran program beasiswa difokuskan ke pada:

a. Lulusan D3 yang ingin melanjutkan pendidikan.

Anda yang sebelumnya menempuh pendidikan di bidang kesehatan D3 atau setaranya dan berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu S1 dapat mengikuti program beasiswa ini.

b. Lulusan S1 untuk melanjutkan S2.

Tidak hanya untuk lulusan D3 dan setaranya yang menjadi sasaran beasiswa dari Kemenkes, tetapi juga para tenaga kerja lulusan S1 yang ingin melanjutkan ke jenjang S2.

c. Mengejar gelar S3.

Lebih lanjut lagi, Andayang sudah bergelar S1 atau S2 bidang kesehatan atau tenaga kesehatan juga berhak mengikuti program beasiswa untuk mengejar jenjang S3.

Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan

Selain sasaran utama di atas, program beasiswa Kemenkes Indonesia biasanya lebih mengutamakan para tenaga kesehatan yang memiliki tugas di daerah terpencil atau di daerah yang memang dari sisi jumlah tenaga kesehatannya tidak banyak. Tujuannya sama, untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan tersebut untuk memiliki ilmu yang lebih tinggi lagi sehingga meningkatkan taraf kesehatan penduduk di daerah terpencil dan jauh. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang merasa kesulitan harus berhadapan dengan berbagai permasalahan kesehatan saat harus ditugaskan di daerah terpencil atau jauh. Apa lagi kesadaran akan pentingnya ‘sehat’ di tempat terpencil biasanya rendah sehingga permasalahannya semakin rumit.

Program Beasiswa Dari Kemenkes Dalam dan Luar Negeri

Hampir sama dengan program beasiswa yang diadakan oleh pemerintah bidang lainnya, beasiswa Kemenkes juga memiliki dua jenis program yaitu program beasiswa dalam negeri dan program beasiswa luar negeri. Biasanya semua tergantung dengan apa yang menjadi fokus utama peserta ingin melanjutkan jenjang pendidikan, juga pihak Kemenkes sendiri. Rata-rata program beasiswa luar negeri banyak diberikan pada peserta lulusan S1 ke S2, serta S2 ke S3. Tentunya akan ada perbedaan proses menempuh pendidikan di dalam negeri dengan luar negeri. Sebab ilmu pengetahuan sangat luas. Dengan begitu para peserta terpilih diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan beasiswa tersebut secara maksimal dan menjamin meningkatkan kualitas kerja saat menjadi tenaga kesehatan.

Syarat dan Ketentuan

Untuk mengikuti program beasiswa seperti beasiswa Kamenkes ada sejumlah syarat dan ketentuan yang wajib dipenuhi. Syarat dna ketentuan tersebut terdiri dari:
  1. Melakukan penyusunan rencana kebutuhan dalam tugas belajar.
  2. Peserta wajib PNS Kementerian Kesehatan Indonesia. Pegawai Negeri Sipil tersebut berupa: PNS tenaga kesehatan yang bertugas pada Dinas Kesehatan.
  3. Telah bekerja minimal 1 tahun setelah resmi diangkat menjadi PNS.
  4. Bersedia diberhentikan dari jambatan struktural bagi PNS yang sedang menjabat di jabatan tersebut.
  5. Bersedia dibebaskan dari jabatan fungsional bagi PNS yang sedang menjabat di jabatan tersebut.
  6. Tidak pernah mengalami kegagalan selama bertugas.
  7. Memenuhi syarat umum sebagai peserta.
  8. Melengkapi dokumen administrasi.
  9. Melengkapi penetapan SK bagi calon peserta yang dinyatakan lulus administrasi dan akademik.
  10. Bagi penerima beasiswa Kemenkes wajib melengkapi dokumen penatapan SK Tubel atau penerima bantuan.
  11. Mendaftar secara onlinedi situs resmi yang telah ditetapkan oleh pihak Kemenkes.

Itu dia syarat dan ketentuannya. Untuk tahap seleksinya terdiri dari empat tahap yaitu seleksi administrasi tahap pertama, seleksi administrasi tahap kedua, seleksi akademik, dan verifikasi kelengkapan berkas atau dokumen. Lalu apa saja biaya yang ditanggung oleh Kemenkes sebagai penyelenggara beasiswa? Biaya yang ditanggung di antaranya program tugas belajar tenaga kesehatan terhitung mulai semester ganjil (semester 3).

Biaya pendidikan sesuai tarif yang telah ditentukan, dan biaya non-pendidikan berdasarkan peraturan berlaku. Biaya dalam program beasiswa Kemenkes tersebut dibiayai sesuai dengan kurikulum pendidikan. Sementara untuk universitas atau institusi pendidikan akan diutamakan perguruan tinggi negeri. Semoga informasi yang telah diberikan bisa berguna informasi pendaftaran Beasiswa Kemenkes dapat diakses melalui situs resmi http://ppds.bppsdmk.kemkes.go.id/ dan http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/beasiswa-pendidikan-dokter-spesialis/.