Beasiswa Harvard University 2017/2018

Hsdm.harvard.edu/scholarships - Info Beasiswa Harvard 2017/2018 berikut Lolos Harvard University 2017/2018? Siapa Bilang Mustahil? Tidak dapat dipungkiri bahwa melanjutkan jenjang pendidikan di Harvard University bukan sekedar mencari sekolah berkualitas, namun banyak juga yang tergiur oleh nama besarnya. Bagaimanapun, untuk bisa lolos masuk ke universitas ini juga bukan hal yang mudah untuk dilakukan, termasuk melalui jalur beasiswa.

Namun, bukan berarti itu hal yang mustahil, bukan?Buktinya, banyak pemuda Indonesia yang berhasil membuktikan kesuksesan mereka di salah satu universitas ternama di negeri Paman Sam ini. Bagi Anda yang tertarik, berikut ada beberapa tips yang bisa dipelajari agar bisa lolos beasiswa Harvard University.

Beasiswa Harvard 2017/2018


Mengapa Kuliah di Harvard University?

Kampus yang berdiri sejak abad ke-17 ini telah melahirnya berbagai tokoh-tokoh dunia dari fakultas-fakultas ternamanya. Di sini, kita akan merangkum beberapa alasan mengapa memperjuangkan beasiswa harvard university merupakan hal yang pantas diprioritaskan. Di berbagai top rankinguniversitas, Harvard university selalu berada di posisi 5 besar bersama dengan universitas ternamanya lainnya di dunia, bahkan beberapa kali berada di posisi pertama.

Sebagai kampus bergengsi, Harvard University memiliki 9 fakultas ternama yang telah berdiri sejak abad ke-19 dan selalu menjadi incaran para mahasiswa baru. Fakultas-fakultas ini meliputi Harvard Law School, Business School, Medical School, School of Public Heath, Graduate School of Education, Faculty of Arts and Sciences, Divinity School, Graduate School of Design, Kennedy School of Government.

Setiap perkuliahan akan diampu oleh dosen-dosen terbaik dimana Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk diajar oleh dosen-dosen peraih nobel. Anda juga akan mendapatkan berbagai kesempatan untuk memperdalam studi Anda melalui riset. Harvard University memiliki ratusan jaringan dan rekan untuk riset yang tersebar di seluruh dunia.Selain itu, Anda juga bisa menikmati sumber pengetahuan dari koleksi lebih dari 17 juta buku yang ada di perpustakaannya.Terakhir, fasilitas medis dan olahraga terlengkap menjadi penunjang pembelajaran yang lebih efektif.


Tips Mendapatkan Beasiswa Harvard University

Beberapa alumni mahasiswa Harvard yang berasal dari Indonesia menceritakan tips dan trik bagaimana bisa lolos beasiswa harvard university, sebagai berikut.

1. Mencoba berbagai jalur beasiswa

Dibandingkan berfokus pada satu jalur beasiswa, Anda harus tahu bahwa terdapat berbagai jalur alternatif pembiayaan yang bisa Anda manfaatkan.Berikut adalah beberapa sumber sebagai jalur beasiswa harvard university yang bisa Anda kejar.

Beasiswa dari Harvard University
Harvard university menyediakan beasiswa yang mencakup hingga 100% biaya perkuliahan. Beasiswa Harvard University ini berasal dari berbagai sumber, meliputi dana sumbangan Harvard sendiri, hibah dari alumni dan pendonor, pemasukan dari SPP secara umum, serta hibah dari negara. Bantuan pembiayaan kuliah ini diperhitungkan berdasarkan gaji orang tua yang nantinya akan disesuaikan dengan berada besar bantuan untuk meringankan beban biaya kuliah Anda. Sebagai contoh, apabila pemasukan orang tua 65ribu dollar ke bawah, maka Anda akan dibebaskan dari biaya kuliah. Sedangkan, apabila di atas angka tersebut, biaya kuliah Anda hanya akan dipotong berapa persen saja.

Beasiswa asing dari badan eksternal

Beberapa badan eksternal dari Amerika Serikat menyediakan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk bisa melanjutkan kuliah di Harvard University. Beasiswa Harvard University yang berasal dari badan eksternal kampus seperti Full Bright, USAID, Ford Fondation, dan masih banyak lagi.

Beasiswa dari pemerintah Indonesia

Beasiswa yang berasal dari dalam negeri, terutama beasiswa LPDP luar negeri, merupakan jalur yang paling banyak diincar oleh calon mahasiswa di Indonesia agar bisa melanjutkan pendidikan mereka di Harvard University. Banyak mahasiswa yang lolos LPDP mengungkapkan bahwa sebenarnya lolos beasiswa ini bisa dibilang cukup mudah asalkan calon pendaftar mampu melengkapi seluruh persyaratan dengan bekal yang matang.

Beasiswa dari tempat kerja
Bagi Anda yang sudah bekerja dan memutuskan untuk melanjutkan jenjang profesionalitas Anda, terutama untuk menunjang karir, biasanya tempat Anda bekerja mungkin memberikan kesempatan keringanan biaya kuliah. Anda bisa mulai bernegosiasi dengan kantor untuk mencari tahu apakah terdapat kesempatan yang terbuka bagi Anda.


Persiapkan segala berkas persyaratan dengan teliti

Jika Anda sudah yakin untuk melanjutkan ke Harvard, sebaiknya segera persiapkan segala berkas aplikasi sejak jauh hari. Walaupun kita tidak tahu poin mana yang memiliki bobot lebih besar, namun beberapa poin persyaratan yang penting untuk Anda persiapkan sejak awal agar mendapatkan hasil maksimal, meliputi nilai IPK atau rapor, nilai TOEFL/IELTS, nilai GRE, profil Anda, surat rekomendasi,  dan esai aplikasi.

Perlu dicatat, jangan hanya berfokus pada satu poin persyaratan saja seperti TOEFL atau GRE.Walaupun pada akhirnya nilai Anda masih kurang, tidak perlu ragu untuk tetap melamar.Jika Anda yakin memiliki komponen yang membedakan Anda dari mayoritas pelamar lain, percaya dirilah bahwa hal tersebut yang bisa membantu Anda lolos beasiswa Harvard University nantinya.


Tidak Lolos Beasiswa? Tenang Masih Banyak Jalan Menuju Harvard!

Jangan terlalu bersedih jika Anda tidak lolos beasiswa Harvard University. Masih banyak kesempatan yang bisa Anda coba untuk tetap melanjutkan mimpi untuk berkuliah di kampus tertua di AS ini.Pertama, Anda bisa memanfaatkan kesempatan bekerja paruh waktu.Di kampus sendiri, banyak lowongan seperti asisten pengajar, peneliti, asisten perpustakaan, maupun lainnya dibuka bagi mahasiswa yang ingin menjadi biaya tambahan kuliah. Selain itu, banyak juga lowongan di luar kampus seperti profesi-profesi blue collar seperti pelayan atau penjaga toko maupun kerja lepas lain seperti penulis atau tutor.

Kedua, pinjaman bagi pelajar. Biasanya, metode pembayaran dapat dilakukan setelah peminjam lulus dan mulai bekerja yang dapat terlunasi hingga kurun waktu 10-20 tahun kemudian. Atau, Anda bisa mencari donatur individu secara terbuka.Hal ini memang terbilang lebih sulit, namun bukan berarti mustahil, bukan? Info Pendaftaran Beasiswa dapat diakses melalui situs resmi https://hsdm.harvard.edu/scholarships