Beasiswa Australia 2017/2018

Studyinaustralia.gov.au - Beasiswa Australia 2017/2018 Pendaftaran Beasiswa Australia dari Pemerintah Australia Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang menjadi partner country untuk beasiswa study dari pemerintah Australia. Pemerintah Australia memberikan beasiswa bagi yang ingin melanjutkan S1 atau S2. Beasiswa Australia merupakan salah satu beasiswa pendidikan yang banyak diburu oleh masyarakat Indonesia.

Beasiswa yang disebut dengan Australian Award Scholarship atau AAS ini hampir setiap tahunnya memiliki pelamar dengan jumlah yang sangat banyak hingga ribuan pelamar. Padahal kuota untuk yang diterima dan berhak mendapatkan AAS hanya dalam jumlah ratusan orang saja, dengan dibagi lagi jatahnya untuk pelamar dari sektor PNS dan sektor non-PNS. Persaingan yang memang sangat ketat untuk bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah Australia tersebut.


Beasiswa Australia 2017/2018


AAS untuk Pelajar dari Indonesia

Proses pendaftaran beasiswa Australia biasanya dilakukan satu tahun sebelum benar-benar melanjutkan study di sana. Jumlah pelamar beasiswa yang begitu banyak memang menjadi alasan mengapa proses pendaftaran mencapai satu tahun. Membutuhkan waktu lama untuk menyeleksi ribuan pelamar hingga mendapatkan calon penerima yang berkualitas. AAS sendiri telah membuka pendaftaran yang akan berakhir pada 30 juni nanti.

Jadi untuk Anda yang berminat mendaftar AAS sebaiknya segera mendaftar dan mencari informasi sebanyak mungkin tentang beasiswa ini. Sebelum lolos dan mendapatkan beasiswa dari AAS, pelamar harus memenuhi syarat dan juga melengkapi dokumen pendaftaran yang dibutuhkan. Pelamar harus mengikuti semua prosedur dengan waktu yang sudah ditentukan oleh AAS.

Pendaftaran untuk AAS dilakukan secara online melalui endeavour online sistem atau EOL di website resmi untuk AAS. Beasiswa Australia ini memang melalui sistem online, baik proses pendaftarannya atau pun pengumuman hasilnya. Pelamar juga disarankan untuk melakukan pendaftaran pada waktu awal-awal, karena saat mendekati hari terakhir sistem pendaftaran berpotensi mengalami gangguan teknis.

Hal tersebut dikarenakan oleh banyaknya orang yang membuka situs pendaftaran online ini secara bersamaan di seluruh dunia.  Di Indonesia sendiri peminatnya juga cukup banyak, mungkin karena Australia adalah salah satu tempat terdekat yang memiliki kualitas pendidikan yang bagus. Untuk lebih jelas mengenai persyaratan dapat dilihat dibawah ini.


Persyaratan
  1. Syarat pelamar yang berhak mendaftar beasiswa dari pemerintah Australia ini adalah yang sudah berusia setidaknya 18 tahun. 
  2. Masyarakat Indonesia berkesempatan untuk mendaftar di kategori endeavour postgraduate scholarship atau beasiswa paska sarjana. 
  3. AAS sendiri memiliki beberapa kategori beasiswa yang diperbolehkan untuk pelamar dari luar Australia. 
  4. Pelamar dapat mendaftar di beberapa kategori jika memang memenuhi persyaratan, dan satu lamaran untuk satu kategori. 
  5. Jadi apabila Anda melamar lebih dari satu kategori maka harus membuat lamaran yang berbeda-beda di masing-masing kategori beasiswa. 
  6. Walaupun Anda membuat lamaran banyak, tetapi harus menggunakan email yang sama atau satu email.
  7. Pada proses pendaftaran beasiswa Australia, pelamar harus dapat menyertakan dokumen yang menjadi persyaratan. 
  8. Anda dapat melakukan scan dokumen yang sudah difoto kopi terlebih dahulu untuk kemudian disertakan dalam aplikasi pendaftaran. 
  9. Jika dokumen Anda menggunakan bahasa Indonesia maka perlu menyertakan juga terjemahan bahasa Inggrisnya. 
  10. Dokumen yang diperlukan meliputi foto kopi identitas atau passport, foto kopi tanda lahir, foto kopi ijazah s1 untuk pelamar beasiswa master atau ijazah s2 bagi yang melamar untuk beasiswa doktoral. 
  11. Jangan lupa juga untuk menyertakan bukti nilai IELTS atau TOEFL.

Untuk lebih jelas dapat dilihat melalui situs resmi https://www.studyinaustralia.gov.au/indonesia/australian-education/scholarships dan http://australiaawardsindonesia.org Lamaran beasiswa Australia akan diproses hingga beberapa bulan karena jumlah pelamar dari Australia sendiri dan luar Australia yang sangat banyak. Biasanya hasil akan keluar pada bulan-bulan akhir seperti Desember. Pemberitahuan hasil seleksi administrasi sendiri akan diberitahukan melalui masing-masing email pendaftar. Baik yang lolos administrasi atau pun yang belum lolos pasti akan menerima pemberitahuan dari pihak AAS lewat email. 

Bagi yang lolos juga akan menerima pemberitahuan mengenai tes selanjutnya dan waktu pelaksanaannya. Setelah proses administrasi biasanya lanjut ke tes IELTS dan JST tes wawancara yang dilakukan di kantor perwakilan Australia untuk Indonesia. Tes IELTS akan menguji kecakapan Anda dalam berbahasa Inggris. Untuk tes wawancaranya tentu juga menggunakan bahasa Inggris karena salah satu yang mewawancarai merupakan pihak dari Australia-nya langsung.

Hasil dua tes, IELTS dan JST akan sangat mempengaruhi lolos atau tidaknya Anda mendapatkan beasiswa Australia. Apabila dinyatakan lolos semua proses pendaftaran AAS, akan ada banyak hal yang harus dilakukan sebelum benar-benar belajar di Australia. Bagi yang telah mendaftar dan dinyatakan lolos, harus mengikuti kursus bahasa Inggris terlebih dahulu. 

Pelatihan bahasa Inggris ini meliputi bahasa Inggris akademik, pendidikan komputer, hingga pengenalan tentang budaya Australia. Kursus IALF untuk yang berhasil lolos dapat dilakukan di Jakarta, Bali, atau pun Surabaya. Pelatihan bahasa Inggris ini dilaksanakan antara 1,5 bulan hingga 9 bulan tergantung dari kemampuan berbahasa Inggris. Selama kursus, AAS juga memberikan uang saku setiap bulannya.

Penerima beasiswa Australia akan mendapatkan travel allowance yang jumlahnya 3.000 Dolar Australia. Bagi penerima scholarship mendapatkan establishment allowance sebesar AUD$ 4.000 untuk membiayai kebutuhan saat tiba di Australia, seperti keperluan membayar deposit tempat tinggal. AAS juga memberikan asuransi kesehatan dan perjalanan selama menempuh pendidikan di Australia. 

Persaingan yang ketat memang terbayar dengan apa yang diberikan Australia untuk memfasilitasi  setiap orang yang menimba ilmu di sana. Baik yang belajar di universitas biasa atau pun yang mahal, semua biaya ditanggung oleh AAS. Tidak hanya untuk belajar, uang saku juga diberikan setiap bulan yang jumlahnya  cukup untuk Anda hidup layak di Australia. Demikian beberapa informasi seputar beasiswa Australia yang mungkin bisa menjadi tambahan referensi untuk Anda yang mempunyai mimpi melanjutkan pendidikan di luar negeri, terutama di Australia.